Kemajuan IPTEK beberapa dekade belakangan ini telah membawa perubahan fundametal dalam kehidupan manusia. Sektor-sektor yang sebelumnya tidak tersentuh oleh teknologi informasi mau tidak mau mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Berbagai terobosan strategis pun muncul untuk menjawab berbagai tantangan global yang semakin meluas.

Fenomena tersebut juga dimanfaatkan oleh sejumlah institusi pendidikan untuk memberi akses bagi masyarakat luas terhadap kebutuhan informasi yang terkait dengan proses pendidikan di tanah air. Belum lama ini Tehnik Informatika ITS mengadakan lomba pemrograman komputer. National Programing Contest (NPC) merupakan kompetisi yang menguji kemampuan para pelajar dalam pemrograman komputer

Sedangkan untuk bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa Pascal atau C. Program ini cukup adaptif dan relatif terjangkau untuk dipahami bagi kalangan pelajar setingkat sekolah. Tahun ini kompetisi NPC 2008 sebenarya terbatas pada tingkat pelajar SMA, SMK, atau sederajat. Tetapi tidak menutup pendaftaran untuk tingkat SMP dan sederajat.

Lomba ini sekaligus untuk menumbuhkan perhatian masyarakat terhadap dunia teknologi dan informasi. Dalam jangka panjang, meningkatnya potensi anak bangsa sehingga mampu berkompetisi dengan negara dunia, semoga bukan impian belaka.

Minat para pelajar untuk mengikuti kompetesi ini cukup besar. Hingga mencapai mencapai 130 peserta, dengan 82 peserta yang melakukan aktivasi pada babak penyisihan yang berlangsung 25 dan 26 Oktober dengan sistem online. Para pesertanya pun berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Makassar, Bogor, Jakarta, dan kota-kota lainya.

Dari peserta sejumlah itu, terjaring sebanyak 32 peserta yang berhak mengikuti babak final. Dua orang diantaranya masih duduk di bangku SMP. Alhamdulillah, salah satu peserta tersebut adalah Bella Adilah dari SMP Al Falah Deltasari yang menempati posisi 11.

Kompetisi yang ketat, banyak peserta mengaku kesulitan dalam menjawab soal-soal yang diberikan. Di babak final, peserta di berikan lima buah soal yang harus dijawab dalam waktu tiga jam. Sebelumnya pada pukul 09.00 WIB, peserta diberi waktu untuk testing komputer selama 30 menit. Namun Bella Adilah nampaknya sudah mengantisipasi berbagai kesulitan tersebut dengan terus berlatih sebelum kompetisi berlangsung.

“Saya senang meski masuk di posisi 11 saat final karena pesertanya mayoritas siswa SMA.“ (Ust. Abdillah)